Tanjung, InfoPublik – Untuk menambah wawasan ilmu pengetahuan dan memberikan refrensi bagi warga binaan sebagai bekal dalam mendapatkan pengetahuan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik setelah bebas dari masa hukuman, Rumah Tahanan Klas IIB Tanjung menyediakan fasilitas bacaan buku atau perpustakaan, Senin (5/30).

Dimana untuk membantu penyediaan buku tersebut, pihak Rutan Tanjung bekerjasama dengan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan kabupaten Tabalong melalui layanan silang layan. Kepala Rutan Tanjung, Rommy Waskita Pambudi mengatakan, perpustakaan ini untuk memfasilitasi warga binaan yang mempunyai semangat dan minat baca.

“Maka itu kami mengupayakan penyediaan buku melalui perpustakaan ini dengan harapan untuk warga binaan ini sebagai sarana mengisi waktu dan dapat menyalurkan hobi membaca serta menambah pengetahuan melalui buku buku yang tersedia,” ujar Rommy.

Adapun buku buku yang tersedia di Rutan Tanjung, meliputi buku keagamaan sebanyak 200 buah, buku umum 150 buah, dan buku pembinaan sebanyak sebanyak 75 buah dan total jumlah keseluruhannya sebanyak 425 buah.

“Buku yang didominasi buku keagamaan diharapkan dapat mengembalikan jati diri warga binaan rutan Tanjung,” lanjutnya.

Untuk layanan perpustakaan di Rutan Tanjung ini dibuka dari pukul 09.00 pagi sampai pukul 14.00 siang dan diperbolehkan meminjam buku maksimal tiga buku dengan jangka waktu tiga hari, apabila dalam waktu yang ditentukan tidak mengembalikan, maka petugas akan mengambil langsung buku tersebut.

Sementara itu, ditempat terpisah, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah Kabupaten Tabalong, Abu Bakar Sidiq mengatakan terkait layanan silang layan ini, bertujuan untuk mendorong perpustakaan dibawah binaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Daerah dalam membantu penyediaan buku.

“Oleh karena itu, kegiatan ini untuk mendorong perpustakaan binaan kita, apabila tidak bisa memenuhi harapan dari pemustakanya, akhirnya bisa dipenuhi penyediaannya oleh perpustakaan yang bersangkutan,” pungkasnya. (MC Tabalong/Sy/Eyv/Noor).