Pemerintah Terus Ingatkan Jemaah Haji Rutin Minum dan Makan

: Pengingat untuk jemaah haji Indonesia/Foto: Kemenkes


Oleh Putri, Rabu, 22 Mei 2024 | 21:45 WIB - Redaktur: Untung S - 88


Jakarta, InfoPublik - Kepala Puskes Haji Kemenkes RI Liliek Marhaendro Susilo terus mengingatkan seluruh jemaah haji agar makan dan minum teratur. Jemaah haji bisa saja melakukan banyak aktivitas ibadah haji sehingga lupa untuk makan dan minum.

Jemaah haji juga diingatkan agar beristirahat yang cukup. Aktivitas di luar dengan durasi panjang ini perlu diperhatikan oleh jemaah haji. Terutama, yang tidak sempat membawa bekal makan dan minum.

"Ada katering di hotel. Nah, orang yang sudah pernah atau sering ke sana pasti banyak membawa bekal, bawa kurma. Misalnya, mau salat zuhur sampai asar di masjid, dia sudah siap bawa bekal,” kata Liliek melalui keterangan resminya Rabu (22/5/2024).

Selama menjalankan ibadah haji, jemaah juga perlu menyesuaikan diri dalam menghadapi cuaca panas di Arab Saudi. Di Indonesia, suhu paling panas sekitar 36 derajat celsius, sedangkan suhu di Arab Saudi berkisar 41 derajat celsius.

“Jemaah haji kita kan siang hari keluar, beli oleh-oleh. Nah, itu yang kita perlu sama-sama kendalikan. Promosi kesehatan yang kita utamakan adalah mengendalikan kegiatan aktivitas jemaah haji di siang hari,” kata Liliek.

Jika jemaah harus keluar, ia berpesan agar memakai alat pelindung diri seperti pakai payung, pakai topi besar kalau ibu-ibu, pakai kacamata hitam, pakai masker, bawa semprotan air.

Selain itu itu, jangan lupa untuk minum air putih. Targetnya, setiap satu jam 250 mililiter atau satu gelas. Tapi kalau minum sekaligus biasanya sering buang air kecil, dan toiletnya jauh.

Maka dari itu, Liliek mengatakan pihaknya akan mengingatkan setiap 10 menit atau 15 menit, untuk minum seteguk air agar tenggorokan, kerongkongan tidak kering.

Liliek menekankan, kelembaban udara di Arab Saudi terbilang rendah. Karena itu, jemaah haji diingatkan untuk minum air putih sebelum haus.

“Padahal, jemaah mungkin tidak merasa haus. Maka, jangan minum karena haus. Akan tetapi, minumlah tanpa menunggu haus. Yang kita minta agar untuk minum apapun kondisinya setiap 15 menit teguklah air," kata Liliek.

Demi menjaga cairan tubuh stabil, minum air putih dicampur oralit dapat menjadi pilihan yang bagus. Terlebih, batuk dan pilek sering dialami jemaah lantaran perubahan suhu dan cuaca.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Selasa, 18 Juni 2024 | 22:40 WIB
Bergunanya Diagnosis Penyakit Jantung dengan Stetoskop
  • Oleh Putri
  • Selasa, 18 Juni 2024 | 18:17 WIB
Kematian akibat DBD Mengalami Penurunan pada 2024
  • Oleh Putri
  • Selasa, 18 Juni 2024 | 18:16 WIB
Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau
  • Oleh Putri
  • Senin, 17 Juni 2024 | 09:16 WIB
TKHK Terus Memantau Kesehatan selama Puncak Haji
  • Oleh Putri
  • Minggu, 16 Juni 2024 | 20:35 WIB
Menko PMK: Pesantren Bukan Pendidikan Kelas Dua