Tiba di Madinah Mengeluh Sesak, TKB Berikan Edukasi Singkat untuk Jemaah Haji

: Jemaah haji Indonesia bersama petugas kesehatan/Foto: Kemenkes


Oleh Putri, Kamis, 23 Mei 2024 | 18:42 WIB - Redaktur: Untung S - 48


Jakarta, InfoPublik - Seorang jemaah haji dari Kloter UPG 12 mengeluhkan sesak nafas ketika turun dari pesawat di Bandara Pangeran Muhammad Bin Abdulaziz, Madinah, Arab Saudi, pada Selasa (21/5/2024).

Tim Kesehatan Bandara (TKB) langsung melakukan pemeriksaan kesehatan, yakni mengukur tekanan darah dan saturasi oksigen. Hasilnya menunjukkan tekanan darah tinggi sedangkan saturasi oksigen masih baik, yakni 99. Selain itu, jemaah haji itu tidak terlihat tidak sesak ketika bicara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, TKB menyarankan agar jemaah haji tersebut langsung beristirahat ketika tiba di hotel. TKB juga meminta jemaah haji untuk makan tepat waktu karena sesak nafasnya disebabkan asam lambung dan bukan penyakit lainnya.

Pada kesempatan itu, TKB juga berpesan kepada Tim Kesehatan Haji Indonesia (TKHI) untuk memantau jemaah tersebut dan membawanya ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) jika terjadi keluhan lebih lanjut.

TKHI merupakan tim kesehatan yang bertugas memberikan pembinaan, pelayanan, dan perlindungan kesehatan bagi jemaah haji di kloter. TKB juga melakukan edukasi kesehatan kepada jemaah haji sesaat menuju bus jemputan menuju tempat penginapan.

Kemudian TKB juga mengingatkan jemaah untuk selalu menjaga kesehatan seperti beristirahat ketika tiba di hotel dan minum air putih sebelum haus, minum obat dengan teratur, makan tepat waktu, serta mengenakan alat pelindung diri lengkap (APD) selama di Arab Saudi.

“Pakai topi atau payung untuk melindungi kepala, masker agar terhindar dari penularan penyakit dan debu serta jangan lupa sesekali semprot kan air,” kata anggota Tim Kesehatan Bandara Randy melalui keterangan resmi yang dikutip InfoPublik Kamis (23/5/2024).

Selain itu, Kepala Seksi Kesehatan Bandara Muhammad Firdaus mengatakan, TKHI diwajibkan untuk mengirimkan laporan apabila ada jemaah yang memerlukan tindakan medis.

“Ingatkan kepada jemaah untuk beristirahat sesampai di hotel, minum air putih yang cukup, dan gunakan APD jika ingin beraktivitas di luar. Jangan lupa kirimkan laporan jika ada jemaah yang memerlukan tindakan segera,” kata Firdaus.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Selasa, 18 Juni 2024 | 22:40 WIB
Bergunanya Diagnosis Penyakit Jantung dengan Stetoskop
  • Oleh Putri
  • Selasa, 18 Juni 2024 | 18:17 WIB
Kematian akibat DBD Mengalami Penurunan pada 2024
  • Oleh Putri
  • Selasa, 18 Juni 2024 | 18:16 WIB
Kemenkes: Waspada DBD di Musim Kemarau
  • Oleh Putri
  • Senin, 17 Juni 2024 | 09:16 WIB
TKHK Terus Memantau Kesehatan selama Puncak Haji
  • Oleh Putri
  • Minggu, 16 Juni 2024 | 20:35 WIB
Menko PMK: Pesantren Bukan Pendidikan Kelas Dua