Kemenhub dan Kemenlu Fasilitasi Pemulangan Jenazah Pelaut WNI dari Uni Emirat Arab

: Jenazah ABK Mohammad Rivai dipulangkan menggunakan penerbangan Emirates EK 356 pada Minggu, 11 Agustus 2024, pukul 04.25 waktu setempat, dan tiba di Bandara Soekarno-Hatta. Foto : Kemenhub


Oleh Dian Thenniarti, Kamis, 15 Agustus 2024 | 23:10 WIB - Redaktur: Untung S - 261


Jakarta, InfoPublik – Direktorat Jenderal Perhubungan Laut (Ditjen Hubla) Kementerian Perhubungan (Kemenhub) bekerja sama dengan Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) RI telah memfasilitasi pemulangan jenazah seorang pelaut Warga Negara Indonesia (WNI) bernama Mohammad Rivai, yang bekerja di perusahaan Asaker Marine and Shipping Agency LLC di Ajman, Persatuan Emirat Arab (PEA). Mohammad Rivai meninggal dunia akibat serangan jantung pada 3 Agustus 2024.

Berdasarkan surat yang diterbitkan oleh Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Dubai, diketahui bahwa jenazah dipulangkan ke Indonesia melalui penerbangan Emirates EK 356 pada Minggu, 11 Agustus 2024, pukul 04.25 waktu setempat. Jenazah tiba di Bandara Soekarno-Hatta pada hari yang sama pukul 15.40 WIB dan langsung dipulangkan ke kampung halamannya di Kota Tanjung Pinang.

"Jenazah almarhum Mohammad Rivai dipulangkan dengan prosedur yang lancar. Sesampainya di Indonesia, jenazah langsung dibawa ke kampung halaman untuk dimakamkan dengan layak," ujar Direktur Perkapalan dan Kepelautan Ditjen Hubla, Hendri Ginting, pada Kamis (15/8/2024).

Selain memfasilitasi pemulangan jenazah, Kemenhub bersama Kemenlu juga mengawal proses pemenuhan hak-hak almarhum yang akan diberikan kepada keluarga yang ditinggalkan. Hak-hak ini mencakup penyerahan asuransi dan santunan bagi ahli waris, yang akan dilakukan di kantor pusat Kemenhub dengan disaksikan langsung oleh perwakilan Kemenlu.

"Kami menyampaikan duka cita yang mendalam kepada keluarga dan kerabat almarhum. Semoga keluarga diberikan ketabahan dalam menghadapi musibah ini," tambah Hendri Ginting.

Untuk informasi tambahan, pemulangan jenazah itu juga mendapat pengawalan dari Direktorat Pelindungan Warga Negara Indonesia, Kementerian Luar Negeri Indonesia, sebagai bagian dari komitmen pemerintah dalam melindungi dan memenuhi hak-hak WNI yang bekerja di luar negeri.

Dengan kolaborasi itu, pemerintah memastikan bahwa hak-hak pekerja migran Indonesia tetap terpenuhi, bahkan dalam situasi sulit seperti pemulangan jenazah, serta memberikan dukungan penuh kepada keluarga yang ditinggalkan.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Dian Thenniarti
  • Senin, 7 Oktober 2024 | 20:29 WIB
ASDP Tanam Tiga Ribu Pohon Mangrove di Tangerang
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Senin, 7 Oktober 2024 | 20:30 WIB
Kepercayaan Masyarakat terhadap Layanan KAI Group Terus Meningkat
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Senin, 7 Oktober 2024 | 15:29 WIB
Gebyar Pelayanan Prima 2024: Dorong Inovasi dan Transformasi Layanan Publik
  • Oleh MC KAB BULELENG
  • Senin, 7 Oktober 2024 | 18:42 WIB
Pj Bupati Buleleng Dorong Kepala Desa Jadi Ujung Tombak Perlindungan PMI
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Senin, 7 Oktober 2024 | 14:04 WIB
Strategi Peningkatan Penempatan Pekerja Migran Indonesia ke Qatar Dibahas di Doha
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Sabtu, 5 Oktober 2024 | 00:59 WIB
IMO Sahkan Penetapan Nusa Penida dan Gili Matra sebagai PSSA