Menkominfo: Kemajuan Digital Perlu Perhatikan Aspek Pemerataan

: Menkominfo Budi Arie Setiadi dalam acara Mata Lokal Fest 2024 (Humas Kominfo)


Oleh Wahyu Sudoyo, Minggu, 19 Mei 2024 | 08:54 WIB - Redaktur: Untung S - 189


Jakarta, InfoPublik – Aspek pemerataan dalam kemajuan digital dinilai perlu menjadi perhatian semua pihak agar tidak hanya terpusat di daerah-daerah tertentu melalui pendekatan Indonesia Sentris.

"Kemajuan digital ini kan harus juga memerhatikan aspek pemerataan karena pembangunan yang Indonesia sentris harus kita wujudkan," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Budi Arie Setiadi, dalam keterangannya terkait Mata Lokal Fest 2024 di Jakarta, seperti dikutip pada Sabtu (18/5/2024).

Menurut Budi Arie, Indonesia maju hanya bisa terjadi jika seluruh daerah maju di bidang digital. 

Oleh karena itu dia mengapresiasi berbagai upaya pemerataan, seperti penyelenggaraan Mata Lokal Fest oleh Tribun Network sebagai langkah meningkatkan dan mendukung kemajuan daerah di seluruh Indonesia.

“Yang paling saya khawatirkan adalah digital talent gap. Itu tantangan kita ke depan karena digital talent gap ini nanti keberadaan talenta hanya di beberapa daerah tertentu saja,” tuturnya.

Budi Arie mengatakan, upaya menggerakkan potensi seluruh daerah perlu dilakukan terus guna memberi kesempatan kepada banyak mitra lokal di seluruh Indonesia.

Dia optimistis masyarakat Indonesia memiliki kemampuan dalam melakukan adaptasi dan inovasi untuk mewujudkan Indonesia agar menjadi negara maju pada 2045.

"Saya percaya bahwa orang Indonesia ini punya daya, punya modal, punya kapasitas, punya kreativitas untuk bisa menyongsong era digital yang penuh disrupsi ini," kata dia.

Kekayaan kearifan lokal yang dimiliki oleh Indonesia dinilai perlu dikembangkan dengan memanfaatkan teknologi agar dikenal oleh dunia.

Contohnya adalah seni anyaman lontar yang merupakan tradisi asli masyarakat Flores Timur.

“Pemanfaatan teknologi yang optimal dapat menjadikan produk anyaman daun lontar dikenal pada skala nasional hingga global," jelas Menkominfo.

Dia juga berpesan agar nilai kearifan lokal tetap dapat dijaga di tengah berbagai kemajuan dan gempuran disrupsi teknologi digital.

Turut hadir dalam acara ini Ketua MPR Bambang Soesatyo, perwakilan kementerian dan lembaga, serta jajaran pimpinan grup Kompas Gramedia dan Tribun Network.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:36 WIB
Literasi Digital Kominfo Jangkau Lebih dari 24 Juta Orang sejak 2017
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:36 WIB
Kominfo Fokus Tangani Konten Negatif di Ruang Digital sejak Juli 2023
  • Oleh Mukhammad Maulana Fajri
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 19:20 WIB
Surplus Perdangan dengan Cile Capai US139,21 Juta
  • Oleh Mukhammad Maulana Fajri
  • Rabu, 12 Juni 2024 | 22:47 WIB
Jakarta Fair Kemayoran 2024, Tingkatkan Pertumbuhan Ekonomi Nasional