Kemendagri Jajaki Kerja Sama dengan Korea Selatan di Bidang Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan

: Delegasi Kemendagri yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Dirjen Bina Adwil Amran, melakukan rangkaian kunjungan ke Korea Selatan selama lima hari sejak 19 Mei sampai 24 Mei 2024. Foto: Kemendagri


Oleh Eko Budiono, Senin, 27 Mei 2024 | 12:10 WIB - Redaktur: Untung S - 359


Jakarta, InfoPublik  -  Direktorat Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), melakukan rangkaian kunjungan ke Korea Selatan selama lima hari sejak 19 Mei sampai 24 Mei 2024.
 
Kunjungan itu  untuk menjajaki potensi kerja sama dan kolaborasi antara Indonesia dan Korea Selatan, utamanya di bidang penanggulangan kebakaran dan penyelamatan.
 
“Sebagai pusat industri Asia serta memiliki institusi penelitian dan pengembangan pemadam kebakaran kelas dunia, Korea Selatan merupakan salah satu pioneer dalam tata kelola kebakaran yang modern. Dalam kaitan itu, Korea Selatan merupakan salah satu negara mitra kunci Indonesia," ujar Delegasi Kemendagri yang diwakili oleh Pelaksana Harian (Plh.) Dirjen Bina Adwil  Amran, melalui keterangan resmi,  Sabtu, (25/5/2024).
 
Selama kunjungan, Ditjen Bina Adwil bertemu dengan stakeholders pemerintah dan non pemerintah antara lain KBRI Indonesia di Seoul, Ministry of the Interior and Safety; National Fire Agency; Daegu Fire Departement, Sejong Fire Departement; Gyeonggi Disaster and Safety Headquarters serta Korea Fire Institute (KFI). Delegasi juga melakukan site visit ke Daegu Fire & Emergency Service  serta berkunjung ke Fire Expo 2024.
 
Dalam pertemuan dengan perwakilan Korea Ministry of the Interior and Safety, Amran  menyampaikan bahwa kerja sama Korea Selatan dan Indonesia dalam penanggulangan kebakaran yang sudah berjalan cukup lama perlu diperluas cakupannya, khususnya dalam penguatan sarana prasarana dan sumber daya manusia.
 
Kemendagri saat ini  berupaya mendorong penguatan Pemda di bidang penanggulangan kebakaran khususnya dalam pencapaian respon time 15 menit. Perkembangan teknologi di Korea Selatan, khususnya  dalam pengembangan infrastruktur kebakaran dapat menjadi peluang bagi Indonesia yang saat ini tengah mengalami pertumbuhan electric vehicle (EV) yang meningkatkan risiko kebakaran.
 
Dalam kesempatan terpisah, Chief of Gyeonggi Fire and Disaster Headquarters, Seonho Cho menyampaikan harapan agar kunjungan delegasi Kemendagri Indonesia dapat meningkatkan hubungan baik antara 2 negara dalam penanggulangan bencana dan kebakaran. 
 
“Korea Selatan sangat membutuhkan pelatihan dan pembelajaran dari Indonesia, khususnya bagaimana menangani bencana besar seperti gempa dan tsunami,”  kata Cho.
 
Kunjungan Delegasi Indonesia ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan delegasi Korea Selatan ke rangkaian HUT Pemadam Kebakaran ke 105  yang diselenggarakan Kemendagri, 1 Maret 2024 silam di Surabaya, Jawa Timur.
Dalam delegasi ini antara lain  Indra Gunawan, (Sekretaris Ditjen Bina Adwil), Danang Insita Putra  (Kasubdit Taopa Dan SDM Damkar), dan Ringga Damara (Analis Kebijakan Ahli Muda) yang mengunjungi empat kota di Korea Selatan yaitu Seoul, Sejong City, Daegu, dan juga Suwon City, Gyeonggi.
 

Berita Terkait Lainnya