Ceting Deng Tari, Solusi Sederhana untuk Masalah Kesehatan Anak Baduta

: Penyerahan piagam penghargaan kepada ibu dan anak badutanya yang terbebas dari stunting, di Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala. Foto: Ai


Oleh MC KAB DONGGALA, Kamis, 16 Mei 2024 | 23:09 WIB - Redaktur: Inda Susanti - 17K


Donggala, InfoPublik - Sebagai upaya untuk menanggulangi masalah stunting atau tengkes yang masih menjadi perhatian serius hingga saat ini, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah, menggelar kegiatan Cegah Stunting dengan Telur Setiap Hari (Ceting Deng Tari) di Desa Bale, Kecamatan Tanantovea, Kamis (16/5/2024).

Turut hadir pada kegiatan tersebut, camat Tanantovea Anwar, kepala desa, tokoh agama, tokoh masyarakat, ibu-ibu yang mempunyai anak di bawah dua tahun (baduta) serta perwakilan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Donggala.

Pj Bupati Donggala dalam sambutannya yang diwakilkan oleh Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB), La Samudia Dalili, mengatakan, dengan adanya program inovatif Centing Deng Tari tersebut sekaligus menjadi momentum strategis Pemkab Donggala dalam menekan angka stunting di Desa Bale.

“Ini merupakan aksi nyata dalam pencegahan stunting kepada keluarga yang berisiko dengan memberikan makan telur rebus sebanyak dua butir setiap hari kepada anak-anak baduta,” ujarnya.

La Samudia Dalili menyampaikan, dalam sebutir telur terdapat nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh, seperti protein tinggi dan zat besi yang sangat diperlukan untuk pertumbuhan dan perkembangan anak-anak.

"Dengan memasukkan telur pada pola makan sehari-hari dapat membantu mencegah stunting dan meningkatkan kualitas gizi anak-anak. Ini adalah cara paling sederhana dalam mencegah stunting," ucapnya.

Dia pun menekankan pentingnya edukasi kepada masyarakat tentang manfaat mengonsumsi telur karena dengan adanya pendidikan gizi seperti ini, akan menjadi kunci untuk memberdayakan masyarakat dalam memahami nilai makanan sehat.

Kegiatan Ceting Deng Tari ditutup dengan makan telur rebus dan pemberian piagam penghargaan kepada para ibu dan anak badutanya yang terbebas dari stunting. (MC Donggala/Rs/Ai)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB PULANG PISAU
  • Jumat, 14 Juni 2024 | 05:15 WIB
Pelaksanaan Audit Kasus Stunting Tahap I Tingkat Kabupaten Pulang Pisau
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:28 WIB
ASDP Inisiasi Kegiatan Volunteer Bedah Rumah di Lampung Selatan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 22:23 WIB
Pamerkan Potensi Daerah, Diskominfosandi Seruyan Jalin Kemitraan dengan InfoPublik
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 19:27 WIB
InJourney Airports Sukses Layani Keberangkatan 216 Ribu Calon Haji
  • Oleh Dian Thenniarti
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:56 WIB
KM Umsini Stop Operasi, Ini 5 Alternatif Kapal Penggantinya
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:49 WIB
PUPR Targetkan Rekonstruksi Jembatan Palu IV Rampung Desember 2024
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 15:47 WIB
PUPR Rampungkan Perbaikan Sistem Jaringan Air Baku Pasigala di Palu Sulteng