Pola Pengasuhan Kunci Cegah Stunting pada Baduta/Balita

:


Oleh MC KAB LUMAJANG, Senin, 20 Mei 2024 | 22:10 WIB - Redaktur: Elvira - 4K


Lumajang, InfoPublik - Dalam upaya menangani stunting pada balita, Pola Pengasuhan Keluarga (HPK) telah menjadi fokus utama dalam memastikan pertumbuhan dan perkembangan optimal anak-anak.

Dalam laporannya di Seminar Internalisasi Pengasuhan Balita dalam rangka Percepatan Penurunan Stunting Kepada Masyarakat (KERABAT), bertempat di Graha Nagara Bhakti Kantor BKD Kabupaten Lumajang, Kamis (16/5/2024), Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan P2KB Lumajang, drg. Rina Dwi Astuti, menggarisbawahi berbagai langkah yang menjadi kunci dalam mencegah stunting pada balita.

Lanjut dia, salah satu langkah utama yang disoroti adalah pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan pertama kehidupan bayi. Menurut drg. Rina, ASI memiliki kandungan nutrisi yang tidak tergantikan, serta membantu membangun sistem kekebalan tubuh bayi secara optimal.

"Memberikan ASI Eksklusif selama enam bulan pertama merupakan fondasi penting dalam mencegah stunting pada balita," ungkap drg. Rina.

Langkah selanjutnya adalah pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) yang kaya gizi setelah bayi mencapai usia enam bulan. MPASI yang seimbang dan bervariasi menjadi kunci untuk memastikan anak mendapatkan nutrisi yang dibutuhkan untuk pertumbuhan dan perkembangan yang sehat.

"Tidak hanya memberikan makanan pendamping, namun juga penting untuk memberikan stimulasi sesuai usia agar tumbuh kembang anak berjalan optimal," tambah drg. Rina.

Selain itu, imunisasi dasar juga menjadi bagian integral dari upaya pencegahan stunting. Menjalankan imunisasi sesuai jadwal yang telah ditetapkan membantu melindungi anak dari penyakit-penyakit yang dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangan mereka.

Untuk memantau perkembangan anak secara lebih terarah, drg. Rina menekankan pentingnya Kartu Kembang Anak (KKA). Melalui KKA, orang tua dapat melacak pertumbuhan dan perkembangan anak secara lebih terinci, serta mendapatkan arahan yang tepat dalam merawat anak.

Dirinya berharap, dengan implementasi Pola Pengasuhan Keluarga yang tepat, akan tercipta generasi penerus yang sehat dan berkualitas. (MC Kab. Lumajang/An-m)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB BALANGAN
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 09:04 WIB
GOW Balangan Gencar Sosialisasikan Pencegahan Stunting di Desa Pupuyuan
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 13:16 WIB
Meniti Transformasi, Perpustakaan Lumajang Berbasis Inklusi Sosial
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 13:54 WIB
Banggar DPRD Lumajang Paparkan Realisasi APBD TA 2023
  • Oleh MC KAB LUMAJANG
  • Kamis, 13 Juni 2024 | 12:17 WIB
Penanganan Pasca Bencana Erupsi Semeru Jadi Contoh Nasional