Pelaku Ekraf Bone Bolango Diminta Implementasikan Sustainable Fashion

: Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno bersama Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli dalam acara Bimtek Pelatihan SDM Ekraf Green Creative, di Bandhayo Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (28/2/2024)/Foto: Biro Komunikasi Kemenparekraf


Oleh Untung S, Rabu, 28 Februari 2024 | 21:41 WIB - Redaktur: Untung S - 215


Gorontalo, InfoPublik - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno meminta pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Bone Bolango, Gorontalo, untuk menerapkan nilai-nilai sustainable fashion dalam upaya menjaga keberlangsungan lingkungan menyusul telah ditetapkannya fesyen sebagai subsektor unggulan ekraf di Bone Bolango.

Menparekraf Sandiaga dalam acara Bimtek Pelatihan SDM Ekraf Green Creative, di Bandhayo Bone Bolango, Gorontalo, Rabu (28/2/2024) mengatakan tren pariwisata ke depan adalah pariwisata berkelanjutan. Salah satu unsur dalam Sustainable Development Goals (SDGs) adalah mengarahkan kepada konsumsi dan produksi yang bertanggung jawab.

“Kita ingin zero waste material yaitu tidak ada lagi yang terbuang. Sehingga apa yang menjadi limbah harus kita ubah menjadi bernilai tambah,” kata Sandiaga.

Kabupaten Bone Bolango sendiri sudah menjadi Kabupaten/Kota (KaTa) Kreatif Indonesia pada 2022 dengan fesyen sebagai lokomotif ekonomi kreatif. Dengan predikat itu tentunya, baik industri tekstil, pelaku usaha di bidang fesyen, hingga konsumen perlu mengambil sikap untuk merespons hal tersebut.

Mengutip data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) melalui Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) 2021 menunjukkan bahwa Indonesia menghasilkan 2,3 juta ton limbah pakaian atau setara dengan 12 persen dari limbah rumah tangga. Dari keseluruhan limbah pakaian tersebut, hanya 0,3 juta ton limbah pakaian yang didaur ulang.

“Karenanya dengan semangat green creative Kabupaten Bone Bolango harus mampu kembangkan sustainable fashion, yang kita harapkan ini akan menjadi daya tarik utama kita,” jelas Sandiaga.

Bupati Bone Bolango, Merlan Uloli, mengatakan melalui implementasi green creative tidak hanya akan dapat mengurangi risiko kerusakan lingkungan secara signifikan, namun juga meningkatkan kesejahteraan dan kesetaraan sosial masyarakat.

“Jadi saya meyakini esensi dari green creative akan menjadi bagian dan spirit pembangunan Kabupaten Bone Bolango menuju pembangunan ekonomi kreatif yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” ujar Merlan.

Hadir mendampingi Menparekraf, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto; Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Oneng Setya Harini; serta Direktur SDM Ekraf Kemenparekraf/Baparekraf, Fahmi.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Untung S
  • Senin, 1 April 2024 | 16:52 WIB
Ini Dua Indikator Pendongkrak Ekonomi saat Libur Lebaran 2024
  • Oleh Untung S
  • Senin, 1 April 2024 | 16:41 WIB
Industri Parekraf Dipastikan Siap Hadapi Libur Lebaran 2024
  • Oleh Wandi
  • Sabtu, 30 Maret 2024 | 19:30 WIB
Menpora Apresiasi Ramadan Jazz Festival