BNN dan CNB Bangun Kemitraan Strategis Penanganan Narkotika di Asia Tenggara

: Kepala BNN, Marthinus Hukom melakukan pertemuan dengan Director of CNB, Mr. Sam Tee, pada Jumat (23/2/2024)/ dok. Humas BNN.


Oleh Jhon Rico, Minggu, 25 Februari 2024 | 07:21 WIB - Redaktur: Untung S - 323


Jakarta, InfoPublik - Badan Narkotika Nasional Republik Indonesia (BNN RI) mengadakan pertemuan penting dengan Central Narcotics Bureau (CNB) Singapura guna membahas upaya bersama dalam penanganan peredaran narkotika di kedua negara, pada Jumat (23/2/2024). Mengingat ancaman narkotika yang semakin kompleks dan merajalela di kawasan Asia Tenggara.

Dalam pertemuan itu, Kepala BNN RI, Marthinus Hukom, memperkenalkan jajarannya kepada Director of CNB, Mr. Sam Tee, beserta anggota timnya.

Dalam keterangan yang diterima InfoPublik, Sabtu (24/2/2024), Kepala BNN menyatakan dalam kesempatan ini, kedua belah pihak mendiskusikan kondisi terkini yang menjadi fokus utama yaitu peredaran sabu, serta ganja, ekstasi, dan NPS (New Psychoactive Substances).

Selain itu, yang juga menjadi sorotan adalah potensi bahaya Phentanyl di kawasan Asia Tenggara.

Pihak CNB melalui Director Of CNB Mr. Sam Tee menegaskan pihaknya berkomitmen dalam mengentas permasalahan narkotika dan bersedia membuat strategi bersama dengan BNN RI untuk menghadapi ancaman bahaya narkoba.

Dalam upaya peningkatan kerja sama, CNB juga memperlihatkan peralatan dan teknologi yang dimiliki dalam pemberantasan narkotika serta alat deteksi dini penyalahgunaan narkotika dengan test kit via urine maupun saliva (air liur).

Melalui pertemuan bilateral ini Kepala BNN RI berharap dapat terjalin pertukaran informasi dan kolaborasi, baik dalam bidang penegakan hukum, operasi bersama, serta pertukaran data mengenai tren penyalahgunaan narkotika yang menjadi prioritas dalam rencana kerja sama ke depan.

Sekadar informasi, Indonesia dan Singapura memiliki perbatasan maritim yang rentan terhadap peredaran narkotika. Dengan kerja sama yang solid antara BNN RI dan CNB ini dapat menjaga stabilitas perbatasan dan mencegah masuknya narkoba.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Jhon Rico
  • Rabu, 24 Juli 2024 | 06:01 WIB
BNN dan Kemenlu Perkuat Kolaborasi serta Sinergi P4GN
  • Oleh Jhon Rico
  • Selasa, 23 Juli 2024 | 11:28 WIB
Ungkap Kasus Narkoba, Bareskrim Polri Selamatkan 786 Ribu Jiwa
  • Oleh Jhon Rico
  • Senin, 22 Juli 2024 | 22:19 WIB
Bareskrim Polri Ungkap TPPU Kasus Narkoba di Kalbar
  • Oleh Jhon Rico
  • Kamis, 4 Juli 2024 | 21:40 WIB
Polri Ungkap Lab 1,2 Ton Ganja Sintetis di Malang