KPK Siapkan Sprindik Baru Mantan Wamenkumham Eddy Hiariej

: Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri (Foto: Pasha Yudha Ernowo Infopublik.id/Youtube KPK)


Oleh Pasha Yudha Ernowo, Rabu, 28 Februari 2024 | 19:52 WIB - Redaktur: Untung S - 280


Jakarta, InfoPublik – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyiapkan sprindik baru untuk mantan Wamenkumham Eddy Hiariej (EH) usai penetapan tersangka terhadapnya dibatalkan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan lewat dikabulkannya gugatan praperadilan.

Indonesia Corruption Watch (ICW) menerangkan secara substansi hukum, putusan praperadilan yang menguji aspek formil itu tidak menggugurkan materi penyidikan terhadap Eddy Hiariej di kasus dugaan korupsi suap gratifikasi.

“Menanggapi sikap ICW terkait progress penanganan dugaan TPK mantan Wamenkumham, EH, pasca putusan pra peradilannya. KPK memandang masukan ICW sangat berarti sebagai bentuk peran serta dan dukungan masyarakat dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia,” ungkap Kepala Bagian Pemberitaan KPK, Ali Fikri, dalam keterangannya ke InfoPublik, Rabu (28/2/2024).

Ali juga mengatakan, KPK sependapat dengan hal tersebut, bahwa secara substansi hukum, putusan pra peradilan yang menguji aspek formil, tidak menggugurkan materi penyidikannya.

“Untuk itu kami masih terus melakukan analisis untuk siapkan sprindik barunya. Kami akan segera sampaikan perkembangannya. Sekaligus mengajak masyarakat untuk terus mengawal proses penanganan perkara nantinya,” paparnya.

Ali juga menambahkan, hal itu untuk memastikan agar penegakan hukum di Indonesia dapat berjalan efektif dan tidak pandang bulu.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC PROV ACEH
  • Kamis, 11 April 2024 | 09:49 WIB
5.604 Narapidana di Aceh Terima Remisi Idulfitri 1445 H
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Jumat, 5 April 2024 | 21:34 WIB
KPK Periksa Dua Saksi Proyek Pengadaan Jalan di Kaltim Periode 2023
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Jumat, 5 April 2024 | 21:33 WIB
KPK Eksekusi 10 Terpidana Korupsi di ESDM ke Lapas Sukamiskin
  • Oleh Eko Budiono
  • Jumat, 5 April 2024 | 08:15 WIB
Penanganan Etnis Rohingya Tetap Memperhatikan Kepentingan Nasional
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Jumat, 5 April 2024 | 17:52 WIB
KPK Sita Aset Tersangka AP Berupa Satu Unit Mobil
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Jumat, 5 April 2024 | 17:51 WIB
KPK Periksa 10 Saksi Dugaan TPPU dengan Tersangka KA
  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Jumat, 5 April 2024 | 17:49 WIB
Ada 14.072 Penyelenggara Negara belum Lapor LHKPN hingga Batas Akhir