Kemnaker Ajak Pemerintah Desa Kolaborasi Tingkatkan SDM Terampil

: Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa, pada Sosialisasi Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Berbasis Desa di Batang Jawa Tengah, Minggu (4/2/2024)/Foto: Dok Kemnaker


Oleh Baheramsyah, Minggu, 4 Februari 2024 | 19:00 WIB - Redaktur: Untung S - 122


Jakarta, InfoPublik - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) terus mendorong peningkatan kompetensi masyarakat di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang (KITB), melalui kolaborasi pemerintah daerah dan pemerintah desa.

Peningkatan kompetensi itu dilakukan melalui berbagai pelatihan vokasi. Selama ini pihaknya pun terus menyelenggarakan pelatihan vokasi bagi warga Batang dan sekitarnya.

"Namun begitu, peningkatan kompetensi memerlukan kolaborasi multi-pihak untuk memastikan agar pelatihan vokasi dalam rangka penyiapan tenaga kerja terampil dapat terus dilakukan secara masif dan berkesinambungan," kata Staf Khusus Menteri Ketenagakerjaan, Caswiyono Rusydie Cakrawangsa, pada Sosialisasi Pelatihan Vokasi dan Pemagangan Berbasis Desa di Batang Jawa Tengah, Minggu (4/2/2024).

Oleh karena itu, pihaknya mengajak semua desa di Kabupaten Batang untuk berkolaborasi menggunakan APBDes untuk menyelenggarakan pelatihan vokasi dalam rangka meningkatkan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) warganya.

"Investasi SDM itu sangat penting untuk kita lakukan agar warga Batang tak hanya jadi penonton di tengah industrialisasi" ujar Caswiyono.

Menurut Caswi, KITB akan menjadi pusat kegiatan industri yang memberikan dampak besar kepada kemajuan daerah Kabupaten Batang, terutama melalui penyerapan tenaga kerja. Oleh karena itu, kolaborasi antara Kemnaker dengan pemerintah desa akan memudahkan masyarakat di sekitar KITB untuk mendapatkan peningkatan kompetensi melalui pelatihan vokasi dan akses informasi pasar kerja di KITB secara mudah dan transparan.

"Kolaborasi itu tidak hanya akan memberikan manfaat bagi tenaga kerja lokal tetapi juga akan berkontribusi pada pengembangan ekonomi perdesaan di Kabupaten Batang," tegasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Bina Penyelenggaraan Pelatihan Vokasi dan Pemagangan, Muhammad Ali, menyampaikan bahwa Kemnaker telah bekerjasama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi mengenai penggunaan dana desa untuk pelatihan vokasi.

"Sebagai gambaran, jika setiap tahun ada 10 orang saja dari setiap desa di Indonesia dilatih menggunaan dana desa, dengan jumlah desa di Indonesia yang sebanyak 81.000 lebih, maka akan ada 810.000 orang setiap tahunnya yang akan mendapat peningkatan kompetensi dan menjadi bekal untuk bekerja maupun berwirausaha," katanya.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 17 April 2024 | 06:06 WIB
Resmi Ditutup, Kemnaker Tindak Lanjuti Aduan Laporan dari Posko THR 2024
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Minggu, 7 April 2024 | 05:46 WIB
Menaker Ida Ungkap Jalinan Baik Perusahaan-Pekerja lewat Mudik Gratis 2024
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Minggu, 7 April 2024 | 05:43 WIB
767 Orang Mitra Warmindo Ikuti Mudik Gratis
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 4 April 2024 | 22:09 WIB
500 Pekerja Ikuti Mudik Gratis, Perkuat Hubungan Pekerja dan Perusahaan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Kamis, 4 April 2024 | 20:57 WIB
330 Pekerja Ikuti Mudik Bersama dari Kemnaker
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Rabu, 3 April 2024 | 14:14 WIB
Revitalisasi Balai K3 Samarinda Diharapkan Jawab Tiga Isu Ketenagakerjaan
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Selasa, 2 April 2024 | 17:26 WIB
Jelang Lebaran, Menaker Imbau Perusahaan Komitmen Bayar THR