Tingkatkan Kapasitas SDM, BPOLBF Launching Floratama Learning Center

: Foto: Dok BPOLBF/Istimewa


Oleh Untung S, Minggu, 25 Februari 2024 | 20:02 WIB - - 127


Labuan Bajo, InfoPublik - Badan Pelaksana Otorita Labuan Bajo Flores (BPOLBF) terus meningkatkan Kapasitas sumber daya manusia (SDM) internalnya dengan berbagai kegiatan. Salah satunya dengan me-launching program Floratama Learning Center: Tourism & Hospitality Knowledge Management Class (THKMC) pada Jumat (23/2/2023) lalu

Program itu penting dilakukan BPOLBF, sebagai lembaga yang berkaitan erat dengan pariwisata dan juga yang saat ini tengah mengembangkan Kawasan Pariwisata Terpadu Parapuar.

Program itu juga memiliki maksud dan tujuan meningkatkan pengetahuan kepariwisataan dan hospitalitas pegawai di lingkungan BPOLBF, sehingga dapat memberikan pelayanan yang jauh lebih prima kepada publik.

Dalam keterangan tertulis yang diterima InfoPublik, Minggu (25/2/2024), kelas perdana itu dibuka secara daring oleh Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno.

Menparekraf Sandiaga Salahuddin Uno dalam sambutannya menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggaraan program itu, dan mengajak para pegawai untuk terus memberikan pelayanan prima kepada publik dan hal itu harus bisa dimulai dari diri sendiri.

"Saya harapkan program yang baru dibuka pertama kali pada hari ini akan meningkatkan kualitas SDM pariwisata dari internal BPOLBF sendiri , sehingga kita bersama-sama bisa mewujudkan pelayanan yang lebih prima kepada publik. Start from yourself. Jadi harus kita mulai dari diri sendiri," ujar Sandiaga.

Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, Hariyanto, yang juga hadir secara daring berharap program yang diinisiasi itu dapat menjadikan SDM di BPOLBF semakin unggul, guna mendukungan pengembangan DPSP Labuan Bajo.

"Kami berharap dengan kegiatan itu, BPOLBF memiliki SDM Parekraf yang unggul untuk mendukung pertumbuhan DPSP Labuan Bajo sebagai destinasi berkualitas dan berkelanjutan," harapnya.

Sementara itu Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Utama BPOLBF, Frans Teguh, mengungkapkan bahwa pihaknya terus berkomitmen untuk mengembangan DPSP Labuan Bajo dan Parapuar dengan secara paralel menyiapkan SDM Internal yang unggul dan profesional.

"Melalui program itu, kita bisa meningkatkan kemampuan kita untuk mengelola pariwisata dengan baik dan sebagai bentuk upaya kita menjadikan Labuan Bajo Flores sebagai Destinasi Super Prioritas yang berkelanjutan dan berkualitas,” ujar Frans di depan 60 peserta Floratama Learning Center yang hadir secara luring dan daring.

Dalam kelas perdana itu, para peserta yang merupakan pegawai BPOLBF bersama-sama belajar tentang Konsep dan Paradigma Kepariwisataan dan diikuti dengan Pre Test dan Post Test. Materi itu disampaikan Adyatama Kepariwisataan, Noviendi Makalam.

Menurut Frans Teguh, walaupun sasaran kegiatan itu adalah pegawai di lingkungan BPOLBF, namun kegiatan tersebut juga dibuka untuk umum melalui media daring dengan mengikuti link zoom yang secara berkala ditampilkan di media sosial BPOLBF.

“Dalam sesi itu misalnya, turut hadir secara online dari beberapa instansi di luar Labuan Bajo seperti Dinas Pariwisata Jambi, Kebumen, Kotawaringin Barat, dan Politeknik eLBajo Commodus. Ke depan masih akan ada 15 Modul lagi yang akan dipelajari setiap Jumat dengan menghadirkan pembicara profesional dari bidangnya,” pungkas Frans.

Sebagai informasi, BPOLBF bersama Disparekraf Provinsi NTT juga akan melaunching program yang hampir serupa namum khusus bagi Dinas Pariwisata di 22 Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KAB MANGGARAI BARAT
  • Selasa, 9 April 2024 | 07:46 WIB
Libur Lebaran, Otoritas di Labuan Bajo Beri Jaminan Keamanan dan Kenyamanan Wisatawan
  • Oleh Untung S
  • Senin, 1 April 2024 | 16:52 WIB
Ini Dua Indikator Pendongkrak Ekonomi saat Libur Lebaran 2024
  • Oleh Untung S
  • Senin, 1 April 2024 | 16:41 WIB
Industri Parekraf Dipastikan Siap Hadapi Libur Lebaran 2024
  • Oleh Wandi
  • Sabtu, 30 Maret 2024 | 19:30 WIB
Menpora Apresiasi Ramadan Jazz Festival