Perubahan Budaya Pengaruhi Ekspektasi Pemenuhan Layanan Publik

: Sekjen Kemnaker Anwar Sanusi saat membuka Bimbingan Teknis Service Excellence dan Complaint Handling bagi Petugas Layanan di lingkungan Kemnaker Batch II di Jakarta, Senin (26/2/2024).(Dok foto: Kemnaker).


Oleh Baheramsyah, Senin, 26 Februari 2024 | 17:56 WIB - Redaktur: Untung S - 157


Jakarta, InfoPublik - Sekretaris Jenderal Kementerian Ketenagakerjaan (Sekjen Kemnaker) Anwar Sanusi mengatakan pelayanan publik yang memuaskan hanya dapat dicapai jika petugas layanan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara efektif dan efisien.

Karenanya, peningkatan kompetensi petugas layanan merupakan salah satu hal signifikan dalam memenuhi kebutuhan pelayanan sesuai perubahan budaya masyarakat, tetapi tetap sejalan aturan perundang-undangan.

"Untuk meningkatkan kualitas dan menjamin penyediaan pelayanan publik, sesuai asas-asas umum pemerintahan yang baik, diperlukan peningkatan kualitas petugas layanan melalui pelatihan, seperti ini," ujar Anwar Sanusi saat membuka Bimbingan Teknis Service Excellence dan Complaint Handling bagi Petugas Layanan di lingkungan Kemnaker Batch II di Jakarta, Senin (26/2/2024).

Anwar Sanusi berpendapat perubahan budaya masyarakat juga mengakibatkan perubahan ekspektasi mereka kaitannya dengan pemenuhan pelayanan publik yang memuaskan. "Hal itulah yang harus menjadi perhatian bersama, sehingga kita dapat terus memberikan pelayanan prima," katanya.

Anwar Sanusi berharap melalui Bimtek Batch II itu, petugas layanan dapat memahami pelayanan dari sudut pandang masyarakat, memahami tipe-tipe pengguna layanan pengguna layanan dan teknik menghadapinya; dan memahami tahapan serta teknik pelayanan prima.

Bimtek Service Excellence dan Complaint Handling diikuti oleh 60 peserta yang terdiri dari para petugas layanan di Kemnaker pusat dan UPT Pelaksana Teknis.