Menko PMK: Segera Relokasi Pemukiman Warga Terdampak Bencana Longsor Toraja

: Menko PMK bersama salah satu warga saat mengunjungi lokasi longsor di Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan/Foto: Kemenko PMK


Oleh Putri, Sabtu, 20 April 2024 | 00:50 WIB - Redaktur: Taofiq Rauf - 185


Jakarta, InfoPublik - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meminta pemerintah daerah segera merelokasi pemukiman warga akibat tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Tana Toraja.

Hal tersebut disampaikannya saat mengunjungi lokasi longsor di Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan pada Jumat (19/4/2024).

"Jadi tempatnya dipindah ke tempat yang lebih aman, jangan lagi ambil resiko. Nanti akan kita minta warga yang memang tempatnya tidak layak dan rawan bencana longsor itu bisa kita relokasi," kata Menko Muhadjir.

Ia juga meminta pemerintah daerah untuk segera mengimbau warga supaya segera pindah dari daerah rawan longsor.

Mengingat, dalam pengecekan BNPB masih terdapat retakan yang harus diwaspadai dan dikhawatirkan dengan musim hujan yang masih sering terjadi akan membahayakan warga.

Menko Muhadjir menjelaskan untuk lahan relokasi warga terdampak dan warga yang tinggal di tempat rawan tersebut nantinya akan dibicarakan dengan Pemerintah Kabupaten Tana Toraja dan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). 

"Kalau bisa hari ini ada lokasi keputusan dan di mana tempatnya agar ada pembicaraan di Jakarta. Untuk pembiayaan dari pemerintah pusat melalui BNPB. Mudah-mudahan tidak akan memberatkan kepada warga yang terdampak," kata Menko Muhadjir.

Ia juga menjelaskan pemerintah akan segera memperbaiki infrastruktur dan akses jalan yang terputus karena longsor. Salah satunya adalah jembatan yang menghubungkan dua kecamatan yang terkena dampak longsor.

"Ini akses satu-satunya yang sangat vital. Ini juga akan segera kita tangani. Sementara akan ada jembatan penghubung, untuk jangka panjang akan dibangun yang permanen dan kuat. Sehingga tidak terjadi lagi seperti sekarang," kata Menko Muhadjir.

Bencana longsor di Kelurahan Manggau, Kecamatan Makale, Kabupaten Tana Toraja, Provinsi Sulawesi Selatan tersebut dipicu oleh hujan berintensitas tinggi pada wilayah dengan kondisi tanah yang tidak stabil pada Sabtu (13/4/2024) pukul 22.30 WITA.

Bencana tersebut menimbun enam rumah di Kecamatan Makale, dan satu rumah di Makale Selatan dan menelan 20 korban jiwa. Sebanyak 16 orang ditemukan meninggal dunia di Makale, sedangkan empat orang lainnya di daerah Makale Selatan.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Putri
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 09:09 WIB
Menkes Beri Tiga Pesan ke Dewan Pengawas RS dan Poltekkes
  • Oleh Putri
  • Minggu, 19 Mei 2024 | 09:08 WIB
Upaya Pencegahan Hipertensi dengan PATUH dan CERDAS
  • Oleh Putri
  • Jumat, 17 Mei 2024 | 22:13 WIB
QR Code di KKJH Berisikan Riwayat Kesehatan Jemaah Haji
  • Oleh Putri
  • Jumat, 17 Mei 2024 | 06:09 WIB
Pemerintah Matangkan Persiapan Peparnas ke-XVII Sumut