Begini Cara Museum Penerangan Tarik Minat Kunjungan Anak Muda

: Ketua Tim Kerja Layanan Publik Museum Penerangan, Vetri Ridha Bhineka (Agus Siswanto/InfoPublik)


Oleh Wahyu Sudoyo, Sabtu, 20 April 2024 | 21:55 WIB - Redaktur: Untung S - 257


Jakarta, InfoPublik – Untuk menarik minat kunjungan anak-anak muda ke Museum Penerangan (Muspen) di Taman Mini Indonesia Indah (TMMI), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) selaku pengelolanya menerapkan sejumlah strategi agar anak muda mencintai museum.

“Kita (Muspen) mengolaborasikan masa lalu dan masa kini caranya dengan bikin konten-konten yang menarik dari cerita-cerita masa lalu. Kan pada zaman dahulu ada perjuangan dengan media-media yang mempunyai nilai sejarah sangat tinggi dengan kegitan menarik,” ungkap Ketua Tim Kerja Layanan Publik Museum Penerangan, Vetri Ridha Bhineka, kepada InfoPublik di kawasan Museum Penerangan, Jakarta, pada Sabtu (20/4/2024).

Vetri mengatakan, pihaknya juga menggelar event tahunan seperti Hari Ulang Tahun (HUT) Muspen dengan mengundang komunitas anak muda pecinta muspen atau Muspen Bestie, menggelar program Muspentalk, lokakarya (workshop), hingga seminar dengan tema kekinian.

Dalam hal itu Muspen berkolaborasi dengan mitra atau konten kreator muda agar menarik minat pemirsa anak muda dan pelajar, untuk melihat 400 lebih koleksi museum yang diresmikan oleh Presiden Kedua Republik Indonesia Suharto pada 20 April 1993 silam.

Kolaksi tersebut termasuk mobil OB Van TVRI, mobil panggung, alat-alat komunikasi dan juga banyak koleksi peralatan penyiaran dari RRI dan TVRI.

“Di sini juga ada Muspen Goes to School, jadi kita yang ke sekolah jemput bola ke sekitar Jakarta dan sekolah jauh diluar Jakarta yang kesempatannya kecil untuk berkunjung langsung. Jadi kita saja yang datang kesana,” jelasnya.

Menurut Vetri, program itu digelar secara hibrid melalui aplikasi zoom, bekerja sama dengan dinas pendidikan setempat untuk mengundang seluruh siswa melihat edukasi Muspen.

Selain itu, Muspen juga mendukung kurikulum merdeka penguatan karakter Pancasila melalui esdukasi dan literasi mengenai sejarah komunikasi dengan mengundang influencer setempat untuk memberi motivasi pada para pelajar.

“Kita mengundang influencer setempat dan memberikan motivasi juga kepada para pelajar agar tidak lupa sejarah dan tetap cinta (Museum Penerangan) agar main ke museum tidak hanya ke mall,” tutup Ketua Tim Kerja Layanan Publik Mesum Penerangan.

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh Pasha Yudha Ernowo
  • Senin, 13 Mei 2024 | 20:55 WIB
KPK - Pemprov Jakarta Bersinergi Implementasikan Penertiban Aset Daerah
  • Oleh Wahyu Sudoyo
  • Senin, 13 Mei 2024 | 13:15 WIB
Lulusan Ponpes Diminta Tetap Jadi Santri Sambil Kuliah
  • Oleh Farizzy Adhy Rachman
  • Minggu, 28 April 2024 | 12:33 WIB
Ini Lokasi GPM Bawang Merah Bapanas