Wajib Halal Oktober 2024, Kemenag Padang Gelar Kampanye Serentak di Pasar Raya

: Kampanye Wajib Halal Oktober (WHO) 2024 di Pasar Raya Padang.


Oleh MC KOTA PADANG, Minggu, 7 April 2024 | 12:03 WIB - Redaktur: Rafyq Alkandy Ahmad Panjaitan - 112


Padang, InfoPublik - Kementerian Agama Kota Padang meluncurkan Kampanye Wajib Halal Oktober (WHO) 2024 di Pasar Raya Padang.

Kampanye ini serentak dilakukan di seluruh Kabupaten/Kota se-Sumatra Barat.

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Padang, Edy Oktafiandi melepas Satgas Kota Padang yang terdiri dari Aris Junaidi, Aldri, Imelda Wahyuni, dan LP3H (Lembaga Pendamping Proses Produk Halal) Kota Padang.

“Kampanye ini menyasar tempat penjual ayam potong dan daging sapi beserta makanan dan minuman di Pasar Raya,” ujar Edy, Jumat (5/4/2024).

Hadir dalam kegiatan tersebut, Bidang Pengawasan BPJPH RI Deliana, Kepala UPTD Dinas Perdagangan Pasar Raya Kota Padang Ahmaddiu, Kabid Pemberdayaan UMKM Kota Padang Nasdwi Yelli, Sekretaris Satgas Halal Sumbar Ikrar Abdi beserta tim lainnya.

Edy menegaskan bahwa tujuan kampanye ini adalah untuk memberikan kenyamanan dan jaminan kepada masyarakat bahwa produk yang mereka konsumsi halal dan baik (thoyibah).

Sebagaimana diketahui, Kementerian Agama telah mengumumkan batas akhir untuk Rumah Pemotongan Hewan (RPH) dan Rumah Pemotongan Unggas (RPU) di Provinsi Sumatra Barat untuk mendapatkan sertifikat halal adalah 17 Oktober 2024.

“Setiap RPH dan RPU harus memenuhi standar kebersihan, higienis, dan pemisahan antara yang halal dan tidak halal,” tegas Edy.

Edy menambahkan bahwa sanksi akan diberikan kepada RPH dan RPU yang tidak mematuhi aturan ini, termasuk peringatan tertulis, denda administratif, hingga penarikan produk dari peredaran.

Edy mengimbau semua pemangku kepentingan terkait untuk segera memproses sertifikasi halal. Hal ini untuk memberikan ketenangan bagi masyarakat dan mendukung perkembangan sertifikasi halal di Indonesia.

“Sertifikat halal akan meningkatkan rasa percaya diri para pelaku usaha, memperluas pangsa pasar, dan meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap produk UMK. Dampak positif ini dapat mendorong roda perekonomian ke arah yang lebih baik,” imbuhnya.

Menjelang Idulfitri, Edy menegaskan RPH dan RPU harus memastikan produk yang dihasilkan halal dan sehat.

“Usaha lain yang menggunakan daging sebagai bahan baku, juga harus memastikan mengambil dari RPH dan RPU yang sudah tersertifikasi,” pungkasnya. (MC Padang/June)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Senin, 6 Mei 2024 | 14:15 WIB
Pantai Padang Jadi Titik Kampanye Wajib Halal 3.000 Desa Wisata
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Minggu, 21 April 2024 | 10:48 WIB
Kemenag Padang Ajak GTK Madrasah Kembangkan Kultur Digital
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Rabu, 17 April 2024 | 10:17 WIB
Kakan Kemenag Padang Tekankan Empat Indikator Disiplin ASN
  • Oleh MC KOTA PADANG
  • Minggu, 14 April 2024 | 11:12 WIB
Jaga Kerukunan Antar Umat Beragama Pascaramadan di Padang