Wujudkan Pembangunan Ekonomi Hijau, Pemko Minta ASN Naik Transportasi Umum ke Kantor

: Sekda Jabar Herman Suryatman menjadi pembina upacara Hari Otonomi Daerah XXVIII, di halaman Gedung Sate Bandung, Kamis (25/4/2024).


Oleh MC PROV JAWA BARAT, Kamis, 25 April 2024 | 14:44 WIB - Redaktur: Santi Andriani - 168


Kota Bandung, InfoPublik  -   Sekda Jabar Herman Suryatman menjadi pembina upacara Hari Otonomi Daerah XXVIII, di halaman Gedung Sate Bandung, Kamis (25/4/2024). Kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN) yang bekerja di Gedung Sate, Sekda meminta agar menggunakan transportasi umum setiap hari Jumat.

"Dari Gedung Sate ini yang kita tumbuhkan kesadaran pentingnya terhadap ekonomi hijau dimulai dari hal kecil, ke kantor menggunakan transportasi umum," katanya.  Seperti diketahui Hari Otonomi Daerah 2024 mengusung tema 'Otonomi Daerah Berkelanjutan menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan Sehat'.

Herman mengatakan, Pemdaprov Jabar berada satu jalur dengan arahan Mendagri dalam pembangunan daerah termasuk di dalamnya ekonomi hijau dan lingkungan sehat.

"Pemerintah Provinsi Jawa Barat in line. Alhamdulillah Jabar concern terhadap pembangunan ekonomi hijau dan lingkungan sehat, praktik baiknya sudah mulai dengan program Friday Car Free di Gedung Sate," ujar Herman Suryatman. 

Setelah itu, Herman menyebut akan mendorong program Friday Car Free untuk dijalankan di tingkat perangkat daerah.  "Kemudian, mengajak kabupaten dan kota untuk bersama - sama, dimulai dari Kota Bandung kemudian nanti daerah di Cekungan Bandung, yang pada akhirnya 27 kabupaten kota harus mengeksekusi, mengembangankan ekonomi hijau dan lingkungan sehat," katanya.

Herman mengingatkan pemda kabupaten kota untuk memerhatikan pembangunan terkait peningkatan kesejahteraan masyarakat. "Melalui peningkatan kualitas pendidikan, menurunkan angka kemiskinan, penurunan pengangguran. Peningkatan indeks pembangunan manusia (IPM), yang tidak kalah penting adalah pengendalian  inflasi," katanya.

Herman mengatakan, Pemerintah Pusat menargetkan pada 2024 angka stunting pada anak turun menjadi 14 persen.  Sementara Jawa Barat masih di angka 21 persen.  "Harus kita turunkan, saya yakin bisa,  sangat bisa diturunkan jika kita gotong royong," katanya.

Herman menyebut koordinasi dan sinergi seluruh jajaran Fokopimda Provinsi dan kabupaten kota perlu ditingkatkan dalam mengambil langkah - langkah strategis dalam upaya menekan angka stunting di Jabar. (Rilis Humas Jabar)

 

Berita Terkait Lainnya

  • Oleh MC PROV JAWA BARAT
  • Jumat, 26 April 2024 | 07:02 WIB
Hari Otda ke-28, Berkinerja Tinggi Pemdaprov Jabar Terima Penghargaan EPPD